Dari jauh datang ke negeri orang demi merubah keselesaan dalam hidup berbagai daya dan upaya di lakukan demi mencapai impian
Tertatih dalam langkah diiringing pengharapan&doa menuju kesuksesan...
Siang dan malam bertempur lusuh dan peluh bertaruh darah dan nyawa sekalipun rela dan tak di hiraukan demi satu perjuangan...
Hingga ranjau tajam t'lah menikam diri,tatkala lumpur darahpun telah menyelimuti namun pejabat asyik mendiamkan diri seolah mata hati tlah di butakan tahta duniawi
Di manakah pembelaanmu?
Yg kau agung-agungkan telah menjadi harta duniamu...
Di manakah hati nuraniMu?
Tatkala dia sesungguhnya telah membanggakan atas nama negri yg telah mengangkat namaMu...
Di manakah tanggung jawabMu?
Sebagai pengadil unt apa engkau menerima amanah itu namun engkau tak mampu mengangkatnya
Malah engkau mengabaikannya...
Di saat mereka menjerit dalam kesakitan mendekam bisu dalam ketakutan cengkraman maut yang akan menjemput....
Dalam ruang yg gelap tak lagi dapat merasakan nikmatnya nasi&lauk paukx tidur pun tak lena terbayangkan hari pengadilan menjatuhkan sangsinya...
Tak lagi dapat merasakan belaian kasih dari orang yg tersayang,kehilangan sanak saudara hanya jeritan hati kedukaan&airmata kepasrahan menjadi teman setianya...
{turut prihatin nasib para pejuang yg terdampar dalam nasib maut yg terabaikan oleh org2 yg katanya paling tggi drajatnya
ASTAGFIRULLAHAL'ADZIM}

Tidak ada komentar:
Posting Komentar